Penulis: Ahmad Gunawan Herdipriansyah
Program Studi: Informatika
Institusi: Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi

Pendahuluan

Di era digital saat ini, website menjadi salah satu media utama bagi organisasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, tidak semua website mampu memberikan pengalaman pengguna yang baik. Banyak pengguna masih mengalami kesulitan dalam navigasi, tampilan yang tidak konsisten, hingga sulitnya menemukan informasi.

Oleh karena itu, aspek usability (kemudahan penggunaan) menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas sebuah website.

Apa Itu Usability Website?

Usability adalah tingkat kemudahan sebuah sistem atau website dalam digunakan oleh pengguna. Website dengan usability yang baik akan:

  • Mudah dipahami
  • Efisien digunakan
  • Memberikan pengalaman yang menyenangkan

Sebaliknya, usability yang buruk dapat menyebabkan pengguna meninggalkan website.

Metode Pengukuran Usability: System Usability Scale (SUS)

Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengukur usability adalah System Usability Scale (SUS). Metode ini memiliki beberapa keunggulan:

  • Sederhana dan cepat digunakan
  • Menghasilkan nilai kuantitatif
  • Cocok untuk berbagai jenis sistem, termasuk website

SUS menggunakan 10 pertanyaan dengan skala penilaian untuk mengetahui persepsi pengguna terhadap sistem.

Studi Kasus: Website Organisasi

Penelitian dilakukan pada sebuah website organisasi yang digunakan sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. Pengujian dilakukan terhadap 20 responden yang telah menggunakan website tersebut.

Responden diminta mengisi kuesioner SUS untuk menilai pengalaman mereka saat menggunakan website.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai rata-rata SUS sebesar 75. Nilai ini termasuk dalam kategori:

  • Good (Baik)
  • Grade B
  • Dapat diterima oleh pengguna

Hal ini menunjukkan bahwa secara umum website sudah:

  • Mudah digunakan
  • Cukup efisien
  • Mampu membantu pengguna menemukan informasi

Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki.

Evaluasi dan Temuan Penting

Meskipun hasil usability tergolong baik, penelitian menemukan beberapa kekurangan, yaitu:

  • Navigasi belum sepenuhnya intuitif
  • Konsistensi tampilan masih perlu ditingkatkan
  • Struktur menu perlu disederhanakan

Perbaikan pada aspek tersebut dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan.

Pentingnya Evaluasi Usability Secara Berkala

Evaluasi usability tidak cukup dilakukan sekali saja. Website perlu diuji secara berkala untuk:

  • Menyesuaikan kebutuhan pengguna
  • Mengikuti perkembangan teknologi
  • Meningkatkan kualitas layanan informasi

Metode SUS dapat menjadi solusi praktis untuk evaluasi rutin karena mudah diterapkan.

Kesimpulan

Pengukuran usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa website organisasi memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik. Nilai SUS sebesar 75 membuktikan bahwa sistem sudah cukup optimal dalam memberikan layanan informasi kepada pengguna.

Namun, peningkatan pada aspek navigasi dan tampilan tetap diperlukan agar pengalaman pengguna menjadi lebih maksimal.

Baca Artikel Ilmiah Lengkap

Untuk mengetahui metodologi penelitian, data lengkap, serta analisis lebih mendalam, Anda dapat membaca artikel jurnal berikut:

👉 https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/INF/article/view/26341

Artikel tersebut membahas secara rinci proses evaluasi usability menggunakan metode SUS serta hasil pengukuran berdasarkan data responden.